The Proggiehouse
To Think To Share To Move Progressively!

Tidak Memiliki Hanya Dimiliki

Pernungan Mode On.

Seringkali bersikap posesive itu merupakan kecenderungan yg kuat dalam diri orang2 tidak muda tidak tua. Possesive akan apa yang telah diusahakannya maupun Posesive akan apa yg dianugerahkannya sejak lahir. Posesive terhadap  hal2 yang nyata maupun hal2 yg abstrak (kesadaran,karakter pribadi, pendirian/prinsip pribadi, impian pribadi)…

Satu pertanyaan besar yg sering datang di benak sy,

Jika benar itu milik kita apakah bisa dijamin semua itu tidak hilang dr tangan kita?

Hmmm….jawabnya TIDAK ADA KEKUASAAN dan JAMINAN ATAS ITU…

Seringkali ketika beberapa dr hal2 yg diposesifkan itu hilang ato tidak berhasil didapatkan akan membuat luka dalam akal pikiran dn hati…sehingga terkadang emosi meladak tak terkendali sampai memainkan peran sebagai raja menggantikan hati dan akal sehat…

Bahkan termasuk hati, akal pikiran, emosi, dan raga ini bukan milik kita..karena diri kita pernah lenyap kemudian muncul kemudian suatu saat nanti akan lenyap kembali….klo sudah begitu Hati,akal pikiran,emosi dn raga ikut lenyap…

Bagaimana dengan kesadaran?

Personally sy orang yg percaya kesadaran itu bukan berasal dari 4 unsur manusia tadi (Hati,akal pikiran,emosi dn raga) ada unsur ke-5 yaitu Ruh…ah tp ini hanya hipotesis belaka…

Maaf OOT, kesimpulannya kita tidak memiliki apa pun termasuk apa yang ada dalam diri kita sejak lahir…tidak juga berkehendak atas anugerah lahir ini tidak ada kekuasaan dn kesadaraan kita pada saat itu..

Lalu mengapa harus menyesali dan marah atas apa yang dianugerahkan sejak lahir ini?

Lalu mengapa harus menyangkal  terhadap segala sesuatu yg menjadikan kita seperti ini?

Lalu mengapa harus bersedih,marah dn kecewa terhadap sesuatu kegagalan?

Lalu mengapa harus merasa superior(sombong) atau inferior(rendah diri) terhadap orang lain nya?

Lalu mengapa harus tidak percaya pada diri sendiri ketika berinteraksi dengan kehidupan nyata?

Lalu mengapa harus takut terhadap kenangan2 masa lalu?

Lalu mengapa harus takut terhadap kematian?

Lalu mengapa harus “pesimis utk berubah” terhadap sesuatu “yg disadari” buruk dlm kondisi kita sekarang?

Aku percaya semua manusia dr dulu sampai sekarang tidak ada yg memiliki sesuatu, klo kenyataannya mempunyai sesuatu itu hanyalah titipan dn yang dititipi tidak berkuasa atas kelangsungan hal2 yg dititipkan padanya itu…dn yang dititipi akan “mempertanggung jawabkan” segala sesuatu atas hal2 yg dititipkan padanya itu…

Kepada siapa?

Kepada Dzat Yang Maha Memiliki

Advertisements

No Responses to “Tidak Memiliki Hanya Dimiliki”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: