The Proggiehouse
To Think To Share To Move Progressively!

tentang kematian.

Kematian adalah resiko terbesar dalam kehidupan, karena kematian adalah akhir dari segalanya, ‘pemotong’ terhadap segala kesenangan, kenikmatan atau penderitaan selama hidup didunia. Kematian akan datang kepada siapa saja yang masih bisa bernafas dan masih dikatakan hidup. Kematian terjadi melalui sejuta sebab dan kemanapun, dimanapun, kapanpun dia selalu mengintai. Kedatangannya sangat tidak diharapkan, namun menjauhkan diri untuk tidak memikirnya, pun  tidak menjamin terbebas olehnya.

Kematian adalah pertanda akan ‘fana’ nya segala sesuatu yg ada didunia karena pada dasarnya kehidupan adalah fungsi dari waktu dan akan berakhir pada waktu yang telah ditentukan oleh-Nya.

Sekarang aku membayangkan…

Jika kematianku semakin dekat aku takut menghadap  Tuhan ku mengingat terlalu kotor diri ini..

Jika kematianku semakin dekat aku menyesal betapa banyak waktu berharga dimasa lalu yg terbuang sia-sia..

Jika kematianku semakin dekat aku sedih karena segala harapan ku didunia ini sirna..

tapi aku tidak bisa protes yang bisa kulakukan hanyalah mempasrahkan semuanya pada-Nya.

Namun dilain pihak…

kematian adalah semangat dan kematian adalah sumber dari segala kebahagiaan,

jika kematianku semakin dekat aku akan sangat bersemangat untuk memperbaiki diri..

jika kematianku semakin dekat aku akan memanfaatkan waktu sebaik-baiknya untuk sesuatu yang berguna..

jika kematianku semakin dekat aku akan akan bahagia karena aku tengah mengejar harapanku dengan sungguh-sungguh..

Hidupku didunia hanyalah kali ini saja, apakah aku akan…

membiarkan diri menjadi penakut yang tidak berani membuat mimpi ?

membiarkan diri menjadi pecundang yang menyerah terhadap  keadaan ?

membiarkan diri menjadi pengecut yang memandang kehidupan dari sisi ketakberdayaan dan kebimbangan ?

membiarkan diri menjadi sampah busuk karena terpengaruh oleh ‘lingkungan yang busuk’ ?

membiarkan diri menjadi buih yang terombang-ambing oleh ombak lautan  ?

berjuang untuk ‘menciptakan sesuatu’ untuk kehidupan dan peradaban ?

aku tidak tahu kapan waktunya tiba, bisa saat ini juga, esok, esok lusa atau … aku tidak tahu yang kutahu kematian pasti terjadi pada siapa saja kapanpun dan dimanapun juga.

Dan selalu berfikir kematian semakin dekat adalah lebih baik jika berfikir sebaliknya.

kematian adalah sebagaian dari tanda-tanda kebesaran-Nya.

Kematian adalah Kehendak dari Dzat Yang Maha Tunggal.

Dia Yang Menghidupkan, Dia Yang Mematikan dan ‘Dia Yang Menghidupkan Kembali’.

Dia lah Allah Dzat Yang Maha Kekal.

Advertisements

No Responses to “tentang kematian.”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: